Cerita Sepasang Siswa SMP Kumpul Kebo Diarak Warga Sampai Kantor Polisi



Cerita Sepasang Siswa SMP Kumpul Kebo Diarak Warga Sampai Kantor Polisi

NGAWI - Sepasang pelajar kelas 9 SMP di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, diarak warga ke kantor polisi.

Ini menyusul aksi mesum kedua pelajar itu sangat meresahkan warga sekitar. Apalagi, mereka sudah berulang kali melakukan aksi tersebut. Keduanya, diarak dari kampung ke markas Ngawi' Polres Ngawi.

Pasangan pelajar tersebut ialah TNA (16) warga Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi;

TNA merupakan pasangan mesum perempuan dari IBP (16), warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Bringin.

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula saat IBP bertandang ke rumah TNA, Rabu 23/4/2014) malam.

Kedatangan IBP diketahui warga, termasuk motornya yang disembunyikan di bawah pohon jambu samping rumah TNA.

Kala itu, warga sengaja membiarkan aksi nekat IBP. Karena merasa sepi, bocah laki-laki itu masuk ke dalam kamar TNA secara sembunyi-sembunyi.

IBP masuk ke kamar korban melalui jendela kamar. Tapi, hingga pukul 23.00 WIB, IBP tak kunjung keluar.

Seketika itu, warga yang sudah lama menunggu, akhirnya menggerebek rumah dengan menghubungi orangtua korban.

"Saat dimintai keterangan, mereka mengakui baru berhubungan intim. Jadi, mereka diarak menuju kantor polisi," tutur KBO Reskrim Ngawi'>Polres Ngawi Ipda Subandi, Kamis (24/4/2014).

Sementara TNA mengaku, kekasihnya itu sudah kali ketima datang secara sembunyi-sembunyi.
"Setiap datang, saya dibujuk untuk berbuat mesum. Jika menolak, saya diancamkan akan diputus," tandasnya. [tribun]