Saya belum pernah melihat fenomena seperti ini, Ada potensi represi tapi aksi massa terus membesar



Di tengah situasi represif, Umat Islam melakukan "Aksi 161 Bela Ulama" yang dimulai dari Masjid Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan dilanjut long march ke Mabes Polri, Senin (16/1/2016) kemarin.

Aksi 161 ini dipicu oleh penyerangan massa GMBI terhadap para Santri dan Ulama yang mendampingi Habib Rizieq Shihab saat pemeriksaan di Polda Jawa Barat, Kamis (12/1) pekan sebelumnya.

Aksi 161 yang dipimpin langsung Habib Rizieq Shihab ini membuat kagum publik, di tengah situasi represif, umat


Islam tak goyah untuk terus memperbaiki negeri yang carut marut.

Seorang advokat dari ACTA (Advokat Cinta Tanah Air) Habiburokhman menyampaikan kekagumannya "Bangga dengan Ulama".

Melalui akun twitternya @habiburokhman menulis:

Allahu Akbar, begitu besarnya semangat untuk perbaiki negara ini

1) Saya belum pernah melihat fenomena seperti ini, ada potensi represi tapi aksi massa terus membesar. #banggadgUlama

2) Apa yg bisa menggerakkan orang sebanyak ini kecuali semangat u perbaikan. #banggadgUlama

3) Mrk tertib, sopan karena itu standar moral mrk, bukan karena takut. #banggadgUlama

4) Dlm politik itu yg plg susah mengumpulkan massa, kalau sdh bisa seperti ini saya jadi speechless. #banggadgUlama

5) Tdk ada cara yg lbh baik respon spirit sprti ini selain mndengar mrk & bergegas lakukan perbaikan. #banggadgUlama

Foto : #Benzsyafei #Aksi161 #jakarta [portal-islam.id]