Wah, Sekolah Tak Gratis Lagi? Netizen: Makasih Pak Jokowi, Salam Gigit Jari

Wah, Sekolah Tak Gratis Lagi? Netizen: Makasih Pak Jokowi, Salam Gigit Jari

Pemindahan pengelolaan SMA dan SMK dari Pemerintah Kabupaten dan Kota ke Pemerintahan Provinsi Jawa Timur yang berujung semakin hilangnya sekolah gratis, tampaknya akan segera menjadi kenyataan. Mulai awal tahun pelajaran di pertengahan tahun ini, pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan atau spp sma-smk akan diberlakukan. Demikian sperti diberitakan CNN, berikut videonya yang sudah ada di yotube:



Sebelumnya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy Dengan pertimbangan peningkatan layanan mutu pendidikan, memandang perlu untuk dilakukan revitalisasi tugas Komite Sekolah berdasarkan prinsip gotong royong. Atas dasar pertimbangan tersebut, pada 30 Desember 2016, Mendikbub menandatangani Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor: 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

Artinya sesuai Permendikbud No 75 TH 2016,  Komite Sekolah Boleh Pungut Dana.

Berita tersebut sudah ditulis di laman Sekretariat Kabinet Republik Indonesia  2 hari lalu atau tanggal 17 Jan 2017 (http://setkab.go.id/permendikbud-nomor-75-tahun-2016-komite-sekolah-boleh-galang-dana/)

Benarkah SPP Tak gratis lagi dan akan banyak sekolah yang memungut biaya SPP kepada para murid-muridnya? terkait berita inipun netizen mengomentari, salah satunya akun Boy Chienk dan beberapa akun lainnya yang mengatakan dengan bahasa sarkasme:

SPP Tak Gratis Lagi....

Beberapa daerah sudah memberlakukan SPP mulai awal tahun pelajaran atau pertengahan 2017.


Publik menyambut dengan "gembira"..


(Sarkasme portal-islam.id)

Alhamdulillah....
Tindak lanjut setelah BBM, sembako,


tarif Listrik, BPKB, STNK naik..
Kini sekolah pun tak lagi gratis.
Makasih Pak Jokowi...
#SalamGigitJari

(Boy Chienk)

Kini Sekolah bayar.... Aah akhirnya.. yg SWASTA DAN NEGERI SEKARANG SAMA2 BAYAR... ADIL BANGET KAMYUH PAK..

(Desvan Soeroso)

Swasta dan negeri sama sama bayar, bbm udh naik, orang pintar cabut subsidi.
Teringat janji kampanye dulu, pak Jokowi bilang berapapun dana pendidikan yang dibutuhkan akan kita keluarkan.
Namun janji itu blm tertunaikan, seperti janji beliau yang lainnya.
Semoga masih ada waktu untuk Presiden menunaikannya membuat Indonesia sejahtera bukan hanya menjadi kuli asing di negerinya sndiri.

(Arthanto Moestra)

Bagaimana komentar anda?



(Dari berbagai sumber termasuk portal-islam.id)